Senin, 08 Desember 2014

2 DIRHAM PERAK "UNTUK MAS KAWIN"

2 komentar:

  1. GAMBAR DEPAN: MESDJID AGUNG KERATON KASEPUHAN CIREBON

    GAMBAR BELAKANG TULISAN ARAB..

    KONON SI KATANYA NI, KALAU PUNYA DIRHAM BISA CEPAT NAIK HAJI DAN PERNIKAHAN LANGGENG SAMPAI KAKEK-NENEK. MENJADI KELUARGA YG BERKAH.. AMIN...

    DIBUAT DENGAN BAHAN PERAK DENGAN KADAR TINGGI 99.95 PERSEN.


    COCOK UNTUK MENIKAH, SEDEKAH, TABUNGAN HAJI, WAQAF, MAS KAWIN, MENUAIKAN ZAKAT, DLL.. "BACA DI SERFITIKATNYA"

    HARGA HANYA 250 RIBU..

    "LENGKAP SERFITIKAT LO"


    TERTARIK???

    HUBUNGIN SAYA:

    089-999-26-779

    DITUNGGU TELEPONNYA, MINIMAL SMS DEH..

    SIAP KIRIM KE LUAR KOTA

    BalasHapus
  2. Apa kegunaan dari koin emas dinar dan koin perak dirham? Berikut adalah penjelasan sekaligus kelebihan dari satu instrumen investasi emas ini:



    Kegunaan dinar dan dirham:

    1.Modal Usaha dan Kegiatan Bisnis

    Cara yang paling baik untuk mendayagunakan koin emas dinar dan koin perak dirham adalah menjadikannya produktif, dimana akan tumbuh sentra-sentra dari sektor riil, yang bebas dari pengaruh tindakan pemerintah, sistem moneter akan kembali “apolitik” dan nilai uang kita tidak bisa dimanipulasi lagi.

    2.Alat bayar

    Koin emas dinar dan koin perak dirham adalah alat tukar terbaik yang tidak lekang oleh zaman, bahkan sangat di rekomendasikan oleh Allah SWT dan Rasulullah SAW, bandingkan dengan uang kertas yang kita gunakan hari ini. Bahkan menurut Imam Al Ghazali, 470 pasca kenabian bahwa timbangan yang adil dalam penentuan harga-harga barang hanyalah emas (dinar) dan perak (dirham).

    3.Tabungan

    Fungsi dari menabung adalah menyisihkan sebagian uang/harta kita untuk masa depan. Artinya, kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi di masa depan, untuk itu kita perlu berjaga-jaga dari ketidakpastian tersebut. Bahkan dalam sebuah hadits dikatakan : “Akan datang masa ketika tidak ada lagi yang dapat dibelanjakan kecuali dinar dan dirham (HR Ahmad).

    4.Sedekah dan Infak

    Dengan koin dinar dan dirham, maka kita bisa mensedekahkan harta kita kepada orang lan. Selain adil juga, nilainya benar-benar riil.

    5.Penunai zakat mal

    Salah satu tuntutan syari’ah dan sunnah Nabi SAW adalah menunaikan zakat mal/harta. Jika kita punya koin emas dinar dan dirham perak, maka sangat memudahkan dalam membayar kewajiban kita kepada Allah SWT dan membagikannya kepada sesama manusia.

    6.Mahar, Kado dan Hadiah

    Sebagai mahar atau mas kawin, koin emas dinar dan dirham perak akan menjadi kado terindah yang tidak akan pernah terlupakan serta bisa juga sebagai hadiah yang elegance untuk orang yang kita cintai, bandingkan dengan uang kertas saat ini.

    7.Arisan

    Koin Emas Dinar dan Dirham Perak dapat juga diedarkan melalui arisan, supaya bermanfaat buat pesertanya. Ini untuk menggantikan arisan uang kertas yang populer di masyarakat, yang tidak adil karena yang mendapatkan belakangan dirugikan akibat daya beli uang kertas yang terus merosot (baca : Inflasi).



    Sedangkan Kelebihan Koin Emas Dinar dan Koin Perak Dirham :

    1.Memiliki sifat unit account.

    Mudah dijumlahkan dan dibagi. Kalau kita punya 100 Dinar – hari ini mau kita pakai 5 Dinar maka tinggal dilepas yang 5 Dinar dan di simpan yang 95 Dinar.

    2.Sangat likuid untuk dipergunakan sebagai alat bayar terhadap barang atas jasa.

    3.Memiliki nilai dakwah tinggi karena sosialisasi koin emas dinar dan koin perak dirham akan mendorong sosialisasi syariat Islam itu sendiri. Nishab Zakat misalnya ditentukan dengan dinar dan dirham, masyarakat akan sulit menghitung zakat dengan benar apabila tidak mengetahui dinar dan dirham ini.

    4.Mudah dipergunakan sesama pengguna/komunitas karena tidak ada kendala model dan ukuran.



    Untuk Kelemahan Koin Emas Dinar dan Koin Perak Dirham:

    Di Indonesia masih dianggap perhiasan, penjual terkena PPN 10% (Sesuai KEPUTUSAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 83/KMK.03/2002 bisa diperhitungkan secara netto antara pajak keluaran dan pajak masukan toko emas maka yang harus dibayar ‘toko emas’ penjual Dinar adalah 2 persen).

    Satu hal yang pasti, ketika kita belanja menggunakan kartu kredit, itu hanyalah kartu plastik biasa, tidak ada bedanya dengan kartu-kartu plastik yang lain serta itu adalah kartu utang, sedangkan ketika kita membawa koin emas dinar atau koin dirham perak, maka nilainya tetaplah riil alias nyata dan itu koin milik Anda sendiri.

    Selamat Berbelanja Produktif dengan Dinar dan Dirham!

    sumber: http://www.republika.co.id/berita/konsultasi/motivasi-keuangan/13/04/15/mla6pt-mengenal-dinar-dan-dirham

    BalasHapus